Breaking News

About

Kamis, 23 Maret 2017

Resume Penganggaran Sektor Publik

Oleh : Widiani

Konsep Anggaran Sektor Publik
Penganggaran sektor publik terkait dengan proses penentuan jumlah alokasi dana untuk tiap-tiap program dan aktivitas dalam satuan moneter. Proses penganggaran organisasi sektor publik dimulai ketika perumusan strategi dan perencanaan strategik telah selesai dilakukan. Anggaran merupakan managerial plan for action untuk memfasilitasi tercapainya tujuan organisasi.

Aspek-aspek yang harus tercakup dalam anggaran sektor publik meliputi :
➡Aspek perencanaan
➡Aspek pengendalian
➡Aspek akuntabilitas publik


Pengertian Anggaran Sektor Publik
Dalam bentuk yang paling sederhana, anggaran publik merupakan suatu dokumen yang menggambarkan kondisi keuangan dari suatu organisasi yang meliputi informasi mengenai pendapatan, belanja, dan aktivitas. Anggaran berisi estimasi mengenai apa yang akan dilakukan organisasi dimasa yang akan datang.

Secara singkat,anggaran publik merupakan suatu rencana finansial yang menyatakan: 
➡Berapa biaya atas rencana-rencana yang dibuat (pengeluaran/belanja)
➡Berapa banyak dan bagaimana caranya memperoleh uang untuk mendanai rencana tersebut (pendapatan)

Pentingnya anggaran sektor publik
Anggaran sektor publik dibuat untuk membantu menetukan tingkat kebutuhan masyarakat. Anggaran sektor publik penting karena beberapa alasan, yaitu :
➡Anggaran merupakan alat bagi pemerintah untuk mengarahkan pembangunan sosial-ekonomi, menjamin kesinambungan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
➡Anggaran diperlukan karena adanya kebutuhan dan keinginan masyarakat yang tak terbatas sedangkan sumber daya yang ada terbatas. 
➡Anggaran diperlukan karena adanya masalah keterbatasan sumber daya (scarcity of resources), pilihan (choice)dan trade offs.
➡Anggaran diperlukan untuk meyakinkan bahwa pemerintah telah bertanggung jawab terhadap rakyat.


Fungsi anggaran sektor publik
Anggaran sektor publik mempunyai beberapa fungsi utama, yaitu :
➡Alat Perencanaan (Planning Tool)
➡Alat Pengendalian (Control Tool)
➡Alat Kebijakan Fiskal (Fiscal Tool)
➡Alat Politik (Political Tool)
➡Alat Koordinasi dan Komunikasi (Coordination and Communication Tool)
➡Alat Penilaian Kinerja (Performance Measurement Tool)
➡Alat Motivasi (Motivation Tool)
➡Alat untuk Menciptakan Ruang Publik (Public Sphere)

Jenis-jenis anggaran sektor publik
Anggaran Sektor Publik dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Anggaran Operasional (Operation/recurrent budget)
Anggaran Operasional digunakan untuk merencanakan kebutuhan sehari-hari dalam menjalankan pemerintahan. Pengeluaran pemerintah yang dikategorikan “Belanja Rutin” adalah pengeluaran yang manfaatnya hanya untuk satu tahun anggaran dan tidak dapat menambah aset atau kekayaan bagi pemerintah. Secara umum, contohnya antara lain Belanja Adm Umum, Belanja Operasi dan Pemeliharaan.
2. Anggaran Modal/Investasi (Capital/Investment budget)
Anggaran Modal menunjukkan rencana jangka panjang dan pembelanjaan atas aktiva tetap seperti gedung, peralatan, kendaraan, perabot dan sebagainya. Belanja Investasi/Modal adalah pengeluaran yang manfaatnya cenderung melebihi satu tahun anggaran dan menambah aset/kekayaan pemerintah dan akan menambah anggaran rutin untuk biaya operasional dan pemeliharaannya.


Prinsip-prinsip anggaran sektor publik
Primsip-prinsip anggaran sektor publik meliputi :
➡Otorisasi oleh legislatif
➡Komprehensif
➡Keutuhan anggaran
➡Nondiscretionary Appropiation
➡Periodik
➡Akurat
➡Jelas
➡Diketahui publik


Proses penyusunan anggaran sektor publik
Proses penyusunan anggaran sektor publik mempunyai empat tujuan, yaitu :
➡Membantu pemerintah mencapai tujuan fiskal dan meningkatkan koordinasi antarbagian dalam lingkungan pemerintah.
➡Membantu menciptakan efisiensi dan keadilan dalam menyediakan barang dan jasa publik melalui proses pemrioritasan.
➡Memungkinkan bagi pemerintah untuk memenuhi prioritas belanja.
➡Meningkatkan transparansi dan pertanggungjawaban pemerintah kepadaDPR/DPRD dan masyarakat luas.
➡Faktor dominan yang terdapatdalam proses penganggaran adalah :
➡Tujuan dan target yang hendak dicapai
Ketersediaan sumber daya (faktor-faktor produksi yang dimiliki pemerintah)
➡Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan dan target.
➡Faktor-faktor lain yang mempengaruhi anggaran, seperti munculnya peraturan pemerintah yang baru, fluktasi pasar, perubahan sosial dan politik, bencana alam dan sebagainya.


Prinsip-prinsip pokok dalam siklus anggaran
Prinsip-prinsip pokok siklus anggaran perlu diketahui dan dikuasai dengan baik oleh penyelenggara pemerintahan. Pada dasarnyan prinsip-prinsip dan mekanisme penganggaran relatif tidak berbeda anatar sektor swasta dengan sektor publik (Henley et al, 1990). Siklus anggaran meliputi empat tahap yang terdiri atas :
➡Tahap persiapan anggaran (preparation)
➡Tahap ratifikasi (approval/ratification)
➡Tahap implementasi (implementation)
➡Tahap pelaporan dan evaluasi (reporting & evaluation)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By