Breaking News

About

Rabu, 15 Maret 2017

Resume Akuntansi Manajemen dan Pengendalian Sektor Publik

Oleh : Widiani (11573201881)/Akuntansi H

A. Akuntansi Sebagai Alat Perencanaan Organisasi
Dalam hal perencanaan organisasi, akuntansi manajemen berperan dalam pemberian informasi historis dan prospektif untuk memfasilitasi perencanaan. Proses perencanaan melibatkan aspek perilaku yaitu partisipasi dalam pengembangan sistem perencanaan, penetapan tujuan, dan pemilihan alat yang paling tepat untuk memonitor perkembangan pencapaian tujuan. Perencanaan organisasi sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi keadaan dimasa yang akan datang.
Informasi akuntansi sebagai alat perencanaan pada dasarnya dapat dibedakan menjadi 3 kelompok :
  1. Informasi sifatnya rutin ataukah ad hoc
  2. Informasi kuantitatif ataukah kualitatif
  3. Informasi disampaikan melalui  saluran formal ataukah informal


B. Akuntansi Sebagai Alat Pengendalian Organisasi
Dalam memahami akuntansi sebagai alat pengendalian perlu dibedakan penggunaan informasi akuntansi sebagai alat pengendalian keuangan (financial control) dengan akuntansi sebagai alat  pengendalian organisasi (organizational control). Pengendalian organisasi terkait dengan pengintegrasian aktivitas fungsional kedalam sistem organisasi secara keseluruhan. Pengendalian organisasi diperlukan untuk menjamin bahwa organisasi tidak menyimpang dari tujuan dan strategi organisasi yang telah ditetapkan.

C. Proses Perencanaan dan Pengendalian Manajerial Organisasi Sektor Publik
Perencanaan dan pengendalian merupakan suatu proses yang membentuk suatu siklus, sehingga satu tahap akan terkait dengan tahap yang lain dan terintegrasi dalam satu organisasi. Jones dan Pendlebury (1996) membagi proses perencanaan dan pengendalian manajerial pada organisasi sektor publik menjadi 5 tahap, yaitu :
1. Perencanaan tujuan dan sasaran dasar
2. Perencanaan operasional 
3. Penganggaran
4. Pengendalian dan pengukuran
5. Pelaporan, analisis dan umpan balik


D. Peran Akuntansi Manajemen Sektor Publik
Peran utama akuntansi manajemen dalam organisasi sektor publik adalah memberikan informasi akuntansi yang relevan dan handal kepada manajer untuk melaksanakan fungsi perencanaan dan pengendalian organisasi. Peran akuntansi manajemen dalam organisasi sektor publik meliputi :
1. Perencanaan strategik
2. Pemberian informasi biaya
3. Penilaian investasi
4. Penganggaran
5. Penentuan biaya pelayanan (cost of services) dan penentuan tarif pelayanan (charging for services) 
6. Penilaian kinerja


E. Sistem Pengendalian Manajemen Sektor Publik
Organisasi memerlukan sistem pengendalian manajemen untuk memberikan jaminan dilaksanakannya strategi organisasi secara efektif dan efisien sehingga tujuan organisasi dapat dicapai. Pengendalian manajemen meliputi beberapa aktivitas, yaitu :
1. Pengendalian 
2. Koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi 
3. Komunikasi informasi
4. Pengambilan keputusan 
5. Memotivasi orang-orang dalam organisasi agar berperilaku sesuai dengan tujuan organisasi
6. Pengendalian
7. Penilaian kinerja


F. Tipe Pengendalian Manajemen
Tipe pengendalian manajemen dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok, yaitu : 
1. Pengendalian preventif ( preventive control )
Pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.

2. Pengendalian operasional ( operational control ) 
Pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran yang digunakan untuk menghubungkan perencanaan dengan pengendalian.

3. Pengendalian kerja
Pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolok ukur kinerja yang telah ditetapkan.


G. Struktur Pengendalian Manajemen
Struktur organisasi termanifestasi dalam bentuk struktur pusat pertanggungjawaban (responsibility centers ). Pusat pertanggungjawaban adalah unit organisasi yang dipimpin oleh manajer yang bertanggungjawab terhadap aktivitas pusat pertanggungjawaban yang dipimpinnya. 
Tujuan dibuatnya pusat pertanggungjawaban adalah :
1. Sebagai basis perencanaan, pengendalian, dan penilaian kinerja manajer dan unit organisasi yang dipimpinnya
2. Untuk memudahkan mencapai tujuan organisasi
3. Memfasilitasi terbentuknya goal congruence
4. Mendelegasikan tugas dan wewenang ke unit-unit yang memiliki kompetensi sehingga mengurangi beban tugas manajer pusat
5. Mendorong kreativitas dan daya inovasi bawahan
6. Sebagai alat untuk melaksanakan strategi organisasi secara efektif dan efisien
7. Sebagai alat pengendalian anggaran

Pada dasarnya terdapat empat jenis pusat pertanggungjawaban, yaitu :
1. Pusat biaya ( expense center )
2. Pusat pendapatan ( revenue center )
3. Pusat laba ( profit center )
4. Pusat investasi ( investment center )


H. Proses Pengendalian Manajemen Sektor Publik
Proses pengendalian manajemen organisasi sektor publik dapat dilakukan dengan menggunakan saluran komunikasi formal maupun informal. Saluran komunikasi formal meliputi perumusan strategi ( strategy formulation ), perencanaan strategik ( strategic planning ), penganggaran, operasional (pelaksanaan anggaran), dan evaluasi kinerja. Saluran komunikasi informal dapat dilakukan melalui komunikasi langsung, pertemuan informal, diskusi atau melalui metoda management by walking around.
Sistem pengendalian manajemen dapat menjadi jembatan dalam mewujudkan goal congruence yaitu keselarasan antara tujuan organisasi dengan tujuan personal. Faktor-faktor yang mempengaruhi goal congruence dapat dikategorikan menjadi dua kelompok, yaitu faktor pengendalian formal dan faktor informal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By